Dec 31, 2008.

Dikotomi Sipil - Arsitek, Perlukah?

Pendahuluan
Duluuuuu, sebelum saya masuk kuliah dan lagi sibuk2nya pilih penjurusan kuliah, ada seorang teman yg menanyakan saya maw masuk ke jurusan apa

Dengan tegas saya jawab teknik sipil. Kemudian dia terus bertanya,
"Kenapa gaq arsitek aja?"

Jujur aja, pertanyaan ini akan sering sekali muncul. Awam yg bicara mengenai sipil dan arsitek, pasti akan langsung menganalogikan sebagai berikut, "Arsitek yang menggambar bangunan, sipil yang menghitung bangunan"

Arsitek sebagai suatu bidang keahlian memang sudah dikenal secara umum terutama di Indonesia, profesi ini memiliki
pride di pandangan sebagian masyarakat

Berbeda dengan profesi keahlian teknik sipil yang tidak jelas. Maksudnya, tidak banyak yang mengenal mengenai
structural engineer, foundation engineer, dan lain sebagainya

Kalau kita melihat suatu bangunan yang indah2, pertanyaan yang muncul tentunya,
siapa arsiteknya? Bukan siapa yang menghitung strukturnya? Padahal umumnya, semakin aneh2 bentuk bangunan, maka menghitungnya makin susah loh, artinya makin unik bentuk bangunan, maka ahli strukturnya juga harus makin jago

Kemampuan menghitung teknik sipil tentu saja akan terpakai, karena proses eksperimen akan mahal sekali biayanya bila akan membangun struktur yang besar, seperti
high rise building.

Tentu tidak ada investor (
owner) yang mau membayar biaya coba2 membangun high rise building kan? Harus dihitung secara teliti dengan memperhitungkan berbagai macam resiko

Kalau dalam kasus high rise building, tentu saja lulusan teknik sipil akan bekerja menghitung pondasinya, menentukan sistem struktur, mengkalkulasi bangunan berdasarkan fungsi bangunan, menghitung metode konstruksi apa yang paling mudah dilakukan dan paling hemat, dsb

Loh jadi arsiteknya ngapain donk kk? Arsitek itu akan membuat karya seni yang didasarkan oleh kemauan owner. Dalam hal ini proses transfer dari harapan si owner ke gambar, dilakukan oleh arsitek

Tapi dalam karya seni itu belum ada apa2, maksudnya gini, bagaimana penempatan balok dan kolom, bagaimana pondasinya nanti, bagaimana tulangannya, bagaimana ketahanan terhadap gempa, dll masih belum ada

Kalau dianalogikan seperti manusia, kulitnya, warnanya, wajahnya sudah ada, tapi belum tahu di karya seni tersebut belum diketahui ukuran dan dimana harus menempatkan tulang2nya. Mungkin tidak 100% tepat, tapi seringkali seperti itu

Perlu diakui kalau saat ini arsitek memiliki stigma yg wah dalam pemikiran sebagian masyarakat, karena
desain arsitektur (khususnya skala rumah) yang bagus bisa dijual. Meskipun bangunan yang nantinya dibangun seringkali (artinya gaq selalu loh) hanya kelas tukang

Maksudnya kelas tukang gini, dia membangun rumah secara pengalaman. Ini tidak salah, karena dalam mempelajari apapun, umumnya ada 2 pendekatan, yaitu
eksperimen dan analitis. Dalam hal ini pendekatan analitis dipelajari di teknik sipil

Bandingkan dengan lulusan sipil yang bisa membangun bangunan yang kokoh, namun tidak cantik, sehingga tidak ada nilai jual. Ini menjadi alasan penting mengapa profesi teknik sipil kurang terkenal

Apa kelebihan standar tukang?

1. Lebih
murah, karena tidak perlu membayar jasa lulusan teknik sipil

2. Dijamin oleh tukang2 berpengalaman yang terbukti belum pernah ada rumah yang dibangunnya roboh, seperti
Saya uda bangun rumah dari tahun 70an, smuanya masih berdiri tuh, gaq ada yg roboh! (Tahun 70an aj saya blm lahir, masa saya gaq percaya sih, he3)

Namun, ada masalah yang mungkin tidak dipahami oleh tukang, contohnya seperti:

1. Ketahanan terhadap gempa. Karena gempa jarang sekali terjadi, tukang umumnya tidak memiliki cukup pengalaman untuk menganalisis mengapa bangunan yang dibuatnya rusak/tidak saat gempa

(ingat, kemampuan tukang membangun rumah berdasarkan eksperimen/pengalaman/coba2)

2. Karena tidak memiliki ilmu mekanika yang cukup, misalnya dalam masalah penentuan jumlah tulangan baja saat membangun rumah, penentuan ukuran kolom, tentunya kekokohan suatu bangunan tidak seragam

Bila dia tukang baru, mungkin kolomnya akan besar2 dan tulangan bajanya banyak karena takut bangunannya roboh

Sedangkan tukang berpengalaman akan sangat hemat dalam penggunaan tulangan baja. Toh bangunannya tidak runtuh, padahal ada standar2 faktor keamanan yang telah disepakati berdasarkan penelitian2

Bagaimana arsitek mendesain bangunan yang baik dan kokoh secara struktur kalau prinsip2 sistem struktur bangunan tidak dipahami dengan baik

Sebaliknya bagaimana sipil bisa lebih mandiri kalau tidak memahami desain bangunan dengan baik. Toh pengaturan ruang yang tidak baik pasti membuat bosan orang yang tinggal di dalamnya

Sipil - Arsitek
Mungkin bagi sebagian orang awam akan bertanya2, mengapa sipil - arsitek yang jadi topik pembahasan, bukan sipil - mesin, arsitek - elektro, dsb. Hal ini disebabkan karena adanya komunikasi yang sering kurang lancar antara sipil dan arsitek

Arsitek dan sipil memiliki orientasi cara pikir yang berbeda. Arsitek akan berpikir soal keindahan, sedangkan sipil berpikir soal kekokohan

Dalam hal ini bangunan seharusnya memiliki kedua aspek tersebut,
keindahan dan kekokohan, namun umumnya orang akan percaya apa yang sudah dilihat, mereka kurang aware terhadap sesuatu yang belum dilihat

Padahal kalau kita lihat masa perkuliahan, mau lulus dari jurusan sipil itu lama loh. Rata-rata lulusan sipil itu lulus dalam jangka waktu 4,5 sampai 5 tahun meskipun program paketnya 4 tahun (lama banget kan...)

Nah kalau masalah keindahan di arsitek dan kekokohan di sipil digabung, butuh berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perkuliahan? Bisa makin lama kan

Kalau kita lihat lulusan yang lulus baik dari arsitek maupun sipil, gaq bekerja di bidang tersebut. Sudah barang umum kalau lulusan sipil/arsitek kerja di bank, di perusahaan otomotif, dsb.

Artinya kalau digabung juga gaq memberikan solusi yang baik kan. Masalahnya pendidikan itu kan tujuan akhirnya
seringkali untuk memperoleh derajat hidup yang lebih baik (baca: duid)

Contoh dari pola pikir yang beda tersebut, seperti dalam kasus bangun-membangun, arsitek ingin bangunan tanpa kolom agar banyak ruang kosong untuk membuat sekat2 bangunan dengan bebas, sebaliknya sipil lebih suka membuat bangunan sederhana dengan kolom2 berbaris rapi

Setahu saya, banyak jurusan2 arsitektur yang sudah tidak memiliki mata kuliah mekanika teknik lagi sehingga dalam praktek di lapangan, komunikasi menjadi nggak nyambung

Sebagai seorang lulusan sipil, menurut saya rasa2nya perlu ada orang2 sipil yang kearsitek2-an dan orang2 arsitek yang kesipil2-an

Tujuannya agar komunikasi diantara keduanya bisa tetep nyambung gitu. Meskipun masing2 pada akhirnya setiap bidang studi memiliki penekanan masing2

Soal keindahan, penghawaan, dan tata ruang, tentunya lulusan sipil perlu banyak belajar kepada arsitek. Sedangkan soal penentuan sistem struktur, masalah pondasi, serta aliran gaya tentunya arsitek perlu belajar dari sipil

Khusus soal mekanika teknik dasar, menurut opini saya, mata kuliah ini sesungguhnya wajib ada di pendidikan arsitektur agar calon arsitek bisa memahami desain yang mereka buat (gaq bikin sistem struktur sembarangan gitu)

Kembali ke pertanyaan dikotomi sipil - arsitek khususnya di Indonesia, mungkin yang jadi poin bukan masalah ada atau tidak perbedaannya, tapi bagaimana bisa membuat keduanya nyambung gt saat berkomunikasi dalam membuat desain

Artinya bukan dikotomi itu yang ingin ditekankan, melainkan dasar2 pendidikan yang diperlukan (baca: kurikulum), misalnya pendidikan sipil perlu memasukkan masalah tata ruang, sedangkan pendidikan arsitek perlu memasukkan dasar mekanika struktur

Namun jangan sampai kebablasan, karena setiap bidang ilmu kan pasti ada tujuannya masing2. Disini tujuannya adalah agar bagaimana
kebutuhan standar untuk berkomunikasi antar dua bidang ilmu tersebut bisa tercapai

Memadukan seni dan analisis struktur memang tidak mudah. Kalau kata ahli2, untuk berimajinasi kita menggunakan otak kanan, sedangkan untuk menghitung kita menggunakan otak kiri. Tidak bisa dibantah kalau kebanyakan orang hanya dominan di salah satu bagian

Tentu saja bila sipil dan arsitek bertemu, mereka seperti sepasang kekasih, bilangnya benci, tapi sebenarnya saling membutuhkan, he3

Ada opini lain?

~Mi~


Read more...
Dec 30, 2008.

Indonesia Kekurangan Ahli Gempa (Kliping)


Yogyakarta
- Seluruh kawasan di Indonesia merupakan wilayah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Namun jumlah ahli mengenai kegempaan di Indonesia sangat sedikit, padahal
Indonesia juga merupakan supermarket bencana.

Hal itu diungkapkan Supartoyo, surveyor pemetaan madya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam acara sosialisasi badan geologi di Hotel Inna Garuda, Jl Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (20/12/2008).

"Sangat sedikit bila dibandingkan dengan Jepang atau negara-negara lain. Sekitar 10-an orang. Kalau ahli gunung api sudah lumayan banyak lebih dari 20-an orang," kata Supartoyo.

Menurut dia, jumlah itu tidak sebanding dengan luas wilayah Indonesia. Padahal wilayah Indonesia merupakan supermarket bencana baik gempa bumi maupun tsunami. Selain itu di Indonesia tidak fakultas atau jurusan khusus di perguruan tinggi mengenai rekayasa kebumian dan earthquake engineering
.

*Saat ini keknya ahli ekonomi atau IT lebih laku buat dagangan universitas, he3*

"Masalahnya riset mengenai kegempaan merupakan lahan yang kering. Bukan lahan yang basah sehingga tidak banyak yang berminat," katanya.

Menurut Supartoyo, semua wilayah di Indonesia adalah rawan bencana karena merupakan
pertemuan 3 lempeng tektonik dunia yakni lempeng benua Eurasia, Lempeng samudera
Indo-Australia dan lempeng Samudera Pasifik. Namun wilayah yang paling rawan, baik gempa bumi dan tsunami diantaranya Pulau Sumatera dan sebagian wilayah Indonesia Timur seperti NTT dan Maluku. Demikian pula di bagian selatan Jawa juga daerah rawan.

Dia mengatakan setiap tahun rata-rata terjadi antara 5 - 12 kejadian gempa bumi yang merusak di Indonesia. Antara tahun 2000-2008, kejadian gempa bumi terbesar terjadi pada tahun 2003 dan 2006. Pada tahun 2000-2002 terjadi 5 kali gempa yang merusak. Pada tahun 2003 sebanyak 10 kali. Pada tahun 2004 sebanyak 9 kali.

Selanjutnya pada tahun 2005 terjadi sebanyak 11 kali. Pada tahun 2006 terjadi sebanyak 12 kali. Sedang pada tahun 2007 dan 2008 terjadi sebanyak 8 kali.

"Tahun 2006 wilayah Yogya dan Jawa Tengah juga terjadi gempa darat yang merusak hingga ada korban jiwa. Demikian pada tahun berikutnya di Sumatera Barat serta di wilayah Sulawesi," katanya.

Karena Indonesia merupakan wilayah supermarket bencana dia menyarankan perlu adanya penataan ruang yang baik. Tidak perlu adanya relokasi.

"Kalau mau membangun rumah, jangan hanya membuat bangunan tembok yang asal-asalan tapi diperlukan perhitungan cermat mengenai kekuatan fondasi. Jangan membangun rumah dengan tanah uruk. Bangunan semi permanen justru lebih baik," pungkas dia.

Sumber
http://www.detiknews.com/read/...indonesia-kekurangan-ahli-gempa


Read more...
Dec 28, 2008.

Seri Teknik Sipil (3) - Gaya Dalam

Pada edisi sebelumnya, di bagian pertama kita dah mencoba lihat bagaimana permodelan struktur pada bangunan teknik sipil, beserta tipe2 perletakan

Sedangkan di bagian kedua, kita telah melihat bagaimana perhitungan dasar struktur statis tertentu beserta hipotesis yang digunakan dalam kalkulasinya

Di bagian ketiga ini, akan dibahas mengenai gaya dalam

Berdasarkan pembicaraan sebelumnya, kita telah mengetahui bahwa ada hubungan sebagai berikut

Beban => Sistem => Reaksi

Di bagian kedua telah dijelaskan mengenai reaksi perletakan dari struktur. Contoh hasil perhitungan yang dilakukan adalah sebagai berikut



Disini beban dan reaksi telah ditampilkan. Namun sekarang yang jadi pertanyaan,
"Bagaimana sih perilaku gaya-gaya didalam material setelah dibebani?"

Maksudnya gini loh, ada beban luar, ada reaksi perletakan, nah transfer beban ke reaksi perletakan itu melalui balok kan?

Pasti di balok tersebut terjadi sesuatu, maksudnya yang menderita akibat dibebani bukan cuma titik perletakannya aja di A dan B, tapi baloknya juga terbebani

Contohnya kek gini, misalnya
titik A dan B adalah 2 orang hamba dari seorang raja. Mereka memanggul sebuah balok kayu, yang diatasnya (di titik C) duduk seorang raja

Tapi karena si raja yang cukup berat itu, maka gaq sembarangan balok kayu yang digunakan, harus ringan, tetapi cukup kuat untuk menahan beban si raja

Di jaman dulu itu, mereka belum ada ilmu mekanika, jadi pasti
memilih balok kayunya berdasarkan eksperimen

Tapi sekarang engga! Kita harus mengkalkulasi balok kayu yang
cukup tebal agar mampu menahan beban si raja, sekaligus cukup tipis agar tidak menambah beban si kedua hamba itu

Sekarang pertanyaannya akan saya mulai dari,
"Bagaimana balok kayu tersebut bisa patah saat diduduki raja?"

Karena rajanya berat banget kk, sampe 100 kg beratnya. Hehehe, gaq salah sih, emang tuh raja overweight. Tapi sebenernya bukan karena itu, alasannya adalah karena tegangan yang mampu ditahan oleh balok tidak sebesar tegangan yang terjadi saat si raja membebani balok

Hehhh, tegangan, makhluk apa lagi itu?! Hmmm, secara umum diterima bahwa tegangan itu adalah gaya per luasan bidang. Tapi secara filosofis lebih luas dari itu, karena tegangan itu tidak selalu tegangan aksial, tapi juga bisa tegangan geser

Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai tegangan, mungkin harus ada penjelasan sendiri. Saya cuma maw tekankan disini kalau tegangan tersebut muncul akibat adanya gaya dalam. Jadi bila diskema sebagai berikut

Jadi bila diskema kira-kira sebagai berikut:

a. Bila tegangan di balok <= tegangan yang mampu ditahan balok

Gaya Dalam => Tegangan di Balok => Balok melendut (kondisi setimbang)

b. Bila tegangan di balok > tegangan yang mampu ditahan balok

Gaya Dalam => Tegangan di Balok => Retak => Sebagian tegangan dilepaskan

Nah dari kedua skema diatas, uda jelas kan, biar taw apakah balok tersebut bakal kuat menahan beban si raja atau gaq. Kita harus pelajari gaya dalam didalam suatu batang terlebih dahulu





Gambar diatas menunjukkan bahwa setiap diferensial elemen dx memiliki 3 jenis gaya dalam, yaitu
aksial, geser, dan momen

Perhatikan tanda positif dan negatif merupakan
perjanjian tanda yang akan digunakan untuk perhitungan di bagian kalkulasi nanti. Contohnya seperti gambar diatas, aksial tekan itu nilainya negatif (ingat, ini hanya perjanjian tanda)

Pada bagian kalkulasi, untuk menyingkat penulisan gaya dalam, maka akan digunakan
(1).
N untuk gaya dalam aksial

(2).
T untuk gaya dalam geser

(3).
M untuk gaya dalam momen

Gaya aksial dan momen relatif mudah dipahami, namun gaya geser agak membingungkan, oleh karena itu untuk memahami pengaruh gaya geser sebaiknya perhatikan gambar berikut


Gambar (a) menunjukkan beberapa lembar papan yang diujung kiri dan kanannya diklem menjadi satu kesatuan

Sedangkan gambar (b) sama seperti gambar (a), hanya kedua ujungnya dibiarkan bebas

Kedua gambar (a) dan (b) dibebani dengan beban yang sama, namun ternyata hasil deformasi keduanya sedikit berbeda, terutama didaerah ujung kiri dan kanan

Gambar (b) menunjukkan adanya diskontinuitas deformasi di ujung2nya

Mengapa ini bisa terjadi?
*retoris banget, he3* Hal ini disebabkan karena pada gambar (b), tegangan geser bekerja pada masing2 lembaran papan, bukan bekerja secara kesatuan, akibatnya ada diskontinuitas pada ujung2 gambar (b)

Ketiga gaya dalam ini muncul karena adanya
kesetimbangan dalam struktur. Gaya dalam didalam struktur muncul untuk mengimbangi beban yang diberikan dari luar

Artinya gaya (aksial, geser, dan momen) di kiri dan kanan dari diferensial elemen tersebut nilainya sama

Kalkulasi
Kembali ke 2 contoh model yang telah dihitung sebelumnya. Skarang akan coba dikalkulasi gaya dalam beserta diagram gaya dalamnya

a. Balok diatas 2 perletakan



Perhatikan segmen berikut:
(1). Segmen AC: 0 <= x <= 6
N = 0

T = -40 kg

M = 40 kg (x)

Sehingga:
M di titik A = 40 kg (0 m) = 0
M di titik C = 40 kg (6 m) = 240 kg.m

(2a). Segmen CB: 6 <= x <= 10
N = 0

T = 60 kg

M = 60 kg (x)

Sehingga:
M di titik C = 40 kg (6 m) - 100 (6m - 6m) = 240 kg.m
M di titik B = 40 kg (10 m) - 100 (10m - 6m) = 0

(2b). Segmen BC: 0 <= x <= 4
N = 0

T = 60 kg

M = 60 kg (x)

Sehingga:
M di titik B = 60 kg (0) = 0
M di titik C = 60 kg (4 m) = 240 kg.m

Catatan: Perhitungan
poin 2a dan 2b diberikan sebagai perbandingan bahwa perhitungan segmen dari arah manapun, pasti hasilnya akan sama

Diagram gaya dalam, adalah diagram yang menggambarkan perubahan nilai gaya dalam pada model struktur



b. Kantilever

Perhatikan segmen berikut:
(a). Segmen AB: 0 <= x <= 3
N = 0

T = -100 kg

M = -300 kg.m + 100 kg (x)

Sehingga:
M di titik A = -300 kg.m + 100 kg (0) = -300 kg.m
M di titik B = -300 kg.m + 100 kg (3) = 0

(b). Segmen BA: 0 <= x <= 3
N = 0

T = -100 kg

M = -100 kg (x)

Sehingga:
M di titik B = -100 kg (0) = 0
M di titik A = -100 kg (3 m) = -300 kg.m



Setelah mempelajari dan mencoba menghitung mengenai gaya dalam, sekarang ada 1 pertanyaan trivia

Apakah profil balok (misalnya lingkaran, kotak, dsb) mempengaruhi nilai
gaya dalam yang terjadi pada struktur?

Hmmmm, mempengaruhi gaq yah... Ayuuu dipikir dulu, hehehe


Jawabannya (didrag atau pencet CTRL+A):
TIDAK, profil struktur akan mempengaruhi besaran tegangan yang akan terjadi, tapi tidak mempengaruhi besar gaya dalam yang terjadi

Wah, berikutnya bakal nulis yg rada2 nyante dulu aje degh, he3. Thx yg dah mo repot2 baca

~Mi~


Read more...
Dec 22, 2008.

Seri Teknik Sipil (2) - Prinsip Kalkulasi

Setelah pada bagian pertama kita telah mengenal 3 buah tumpuan dasar, yaitu sendi, rol, dan jepit maka pada bagian kedua ini, kita akan coba melakukan kalkulasi reaksi model setelah dibebani. Warning: Isi tulisan ini serius, semoga gaq mumet bacanya, he3

Sebelum melakukan perhitungan, ada baiknya perlu diketahui dahulu
hipotesis-hipotesis yang dilakukan dalam perhitungan. Seringkali perhitungan dilakukan tanpa memahami kapan perhitungan tersebut dapat dilakukan

Permodelan pada bagian sebelumnya merupakan permodelan balok, yaitu balok diatas 2 tumpuan dan balok terjepit di salah satu sisi dan bebas di sisi lainnya

Ada beberapa hal yang sebenarnya perlu dipahami dalam pembuatan model tersebut sebelum melakukan kalkulasi:

a. Material
Seperti disebutkan sebelumnya, material yang biasa digunakan adalah baja, beton, atau kayu. Material-material tersebut diasumsikan berada pada kondisi
elastik, linear, isotrop, homogen pada kalkulasi di akhir posting ini

Wihhhh, asumsi materialnya aja banyak banget kk! Cuma itu koq dari dulu ya itu2 aja, lagian gaq perlu diapal, dipahami aja masing2 poin apa logikanya, he3

Memahami keempat poin ini sifatnya "kudu" alias wajib, agar kalkulasi yang dilakukan bukan sekadar kalkulasi. Kalkulasi itu gampang, yang sulit itu mengapa kita dapat mengkalkulasi demikian

a1. Elastik

Kondisi elastik adalah kondisi saat suatu material yang dibebani, kemudian bila beban tersebut kita angkat, material tersebut dapat kembali ke bentuk semula tanpa terjadi perubahan bentuk.

Untuk memahami kondisi elastik ini, kita ambil contoh karet gelang, saat karet gelang ditarik sampai batas tertentu, kemudian karet tersebut kita lepas, nah karet gelang tersebut gaq balik ke kondisi semula kan?

Jadi mulur gitu, nah artinya karet gelang itu uda masuk ke daerah yang kita katakan inelastik


Gambar diatas menunjukkan grafik hubungan antara tegangan (
stress) dan regangan (strain). Hubungan seperti diatas ditemukan pada material beton. Grafik tersebut menggambarkan kondisi sebuah material dari kondisi awal (nol) kemudian dibebani bertahap hingga akhirnya runtuh (fracture)

Saat dibebani suatu material dibebani, maka akan timbul tegangan dan regangan pada material. Misalkan kita bebani
balok diatas 2 perletakan yang kita miliki dengan beban 1 orang manusia di tengah2nya, maka balok tersebut akan bereaksi menahan beban kita kan. Ingat hubungan

Beban => Sistem => Reaksi

Misalkan lagi balok tersebut adalah batang pohon dengan diameter cukup besar, tentunya beban 1 manusia gaq ada apa2nya kan dibandingkan batang pohon tersebut

Pada grafik diatas maka hubungan tegangan dan regangan pada batang pohon akibat beban 1 orang manusia akan jatuh pada daerah elastik


Gambar diatas menunjukkan grafik hubungan antara tegangan (
stress) dan regangan (strain). Hubungan seperti diatas ditemukan pada material baja. Tidak seperti material beton yang setelah memasuki daerah inelastis segera runtuh (fracture), baja mampu berdeformasi cukup panjang sebelum runtuh

Keuntungan baja yang mampu berdeformasi cukup besar pada kondisi inelastisnya tersebut membuat baja sangat digemari terutama di masa awal abad ke 20 untuk berbagai bangunan bertingkat tinggi dan jembatan berbentang panjang

a2. Linear
Setelah memahami apa yang disebut daerah elastik, maka kita dapat lihat dari 2 buah grafik diatas, maka kedua material yang berbeda tersebut, memiliki bentuk grafik kondisi elastik yang sama, yaitu linear (garis lurus diawal pembebanan)

Lah kalo gt apa bedanya antara linear dan elastik, bikin bingung aja?! Jadi gini, elastik itu areanya, daerah elastik gitu seperti gambar diatas, sedangkan linear ini berkaitan dengan pembebanannya

Dalam asumsi linearisasi, ada hipotesis yang dikenal dengan hipotesis deformasi kecil (gitu kali yah bahasa indonesianya, hehehe, dalam bahasa inggris dikenal dengan
small deformation), artinya pembebanan yang dilakukan hanya akan menyebabkan deformasi kecil

a3. Isotrop
Isotrop disini artinya deformasi yang terjadi sama pada semua arah pada besar pembebanan yang sama. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut


Bila kubus diatas adalah sebuah blok material. Kemudian kita tarik dengan 3 buah cara, yaitu

- Ditarik dengan gaya F pada arah sumbu x menghasilkan deformasi Δx

- Ditarik dengan gaya F pada arah sumbu y menghasilkan deformasi Δy

- Ditarik dengan gaya F pada arah sumbu z menghasilkan deformasi Δz

Maka bila material tersebut isotrop, maka besar deformasi Δx = Δy = Δz. Selain deformasi aksial, deformasi gesernya juga harus sama pada semua arah

a4. Homogen
Homogen disini maksudnya, properti material sama dalam semua arah. Material2 seperti baja, alumunium, merupakan material yang memang homogen

Sedangkan material beton yang sering digunakan dalam rancang bangun teknik sipil merupakan material yang penyusun dasarnya adalah air, pasta semen, dan agregat (pasir dan kerikil).

Dalam hal ini beton adalah material heterogen yang telah dihomogenisasi. Namun tetap pada kenyataannya beton adalah material heterogen, homogenisasi lebih berkaitan pada permodelan

Bagaimana menghomogenisasi material kk? Nah ini perlu bahasan tersendiri, namun prinsipnya perlu dicari elemen terkecil suatu material yang mampu merepresentasikan sifat heterogen dari material tersebut.

Nantinya elemen terkecil tersebut dimultiplikasi untuk mendapatkan material yang dihomogenkan

b. Prinsip Saint-Venant
Menggunakan prinsip ini, maka semua beban yang masuk kedalam struktur diasumsikan bekerja pada titik beratnya. Perhatikan gambar berikut


Kedua gambar (a) dan (b) merupakan balok diatas 2 perletakan, namun gambar (b) menggunakan prinsip Saint-Venant, dianggap balok tersebut dapat direpresentasikan dengan sebuah garis yang merupakan garis berat balok

c. Balok Bernoulli
Menggunakan balok Bernoulli artinya kita mengabaikan deformasi geser

Hehhh, deformasi geser, apaan lagi tuhh?? Wah, kalo uda bicara tentang gaya dalam pada struktur baru lebih jelas tentang deformasi geser, sabar yah, he3

Nah, buat lebih memahami efek dari penggunaan balok Bernoulli, perhatikan balok dibawah ini


Gambar pertama diatas adalah balok sebelum dibebani, perhatikan kalo dah dibuat beberapa potongan penampang yg tegak lurus dengan garis beratnya

Gambar kedua diatas adalah balok setelah dibebani, perhatikan kalau potongan penampang tersebut tetap tegak lurus dengan garis beratnya yang disebabkan pengabaian deformasi geser

Pada kalkulasi struktur di teknik sipil, deformasi geser ini seringkali diabaikan karena nilainya relatif kecil. Buat apa ngitung panjang2 kalau ternyata hasilnya gaq beda2 jauh kan, hehehe

Tapi di tingkat yang lebih lanjut tentu aja diberikan cara-cara menghitung yang tidak menggunakan balok Bernoulli, yaitu dengan model balok Timoshenko yang memperhitungkan pengaruh deformasi geser

Hoekk, belum ngitung aja teorinya buanyakkk banget kk! Wah, iya, biar jelas gitu, soalnya kalo di perkuliahan kan seringkali hal2 kek saya tulis diatas gaq banyak disinggung. Kalo engineer kan bukan sekadar bisa ngitung, tapi juga harus paham filosofinya dunks

Kalkulasi Reaksi Perletakan

Setelah dipusing2kan dengan berbagai2 teori diatas, baru sebenarnya kita siap untuk mulai menghitung. Contoh kalkulasi akan diberikan untuk 2 model yang sebelumnya telah kita singgung, yaitu balok diatas 2 perletakan dan kantilever

Kedua model tersebut dikategorikan dalam struktur statis tertentu, artinya tidak memiliki bagian struktur yang hiperstatis. Dalam struktur, diperlukan minimal 3 buah tahanan agar struktur tersebut stabil

a. <3 tahanan artinya struktur tersebut tidak stabil (gaq usah dihitung, karena gaq stabil)

b. = 3 tahanan artinya struktur statis tertentu (nah yang ini yang skarang kita coba itung)

c. > 3 tahanan artinya struktur statis tak tentu (belakangan deh baru dijlasin)


Untuk struktur statis tertentu, maka apapun bentuk modelnya, untuk mencari reaksi perletakan hanya 3 rumus berikut yang perlu diingat


Arti ketiga rumus tersebut adalah
- Jumlah gaya2 pada arah x = 0
- Jumlah gaya2 pada arah y = 0
- Momen pada setiap titiknya = 0


a. Balok diatas 2 perletakan


Model ini dikatakan statis tertentu, karena
- sendi mampu menahan gaya pada arah x dan arah y => memiliki 2 tahanan
- rol mampu menahan gaya pada arah y => memiliki 1 tahanan

Jadi, sendi + rol = 3 tahanan, sehingga struktur balok diatas merupakan struktur statis tertentu

Sekarang ke permasalahan, dalam jarak 6m dari kiri, ada seseorang dengan berat yang cukup "lumayan" berdiri diatas jembatan. Bagaimana reaksi perletakan sendi dan rol di A dan B?



Disini artinya titik A memiliki reaksi gaya vertikal sebesar 40 kg, sedangkan titik B memiliki reaksi gaya vertikal sebesar 60 kg


b. Kantilever

Model ini dikatakan struktur statis tertentu karena perletakan jepit mampu menahan gaya pada arah sumbu x, gaya pada arah sumbu y, dan gaya momen memutar sumbu z. Jadi, kantilever memiliki 3 tahanan, sehingga struktur kantilever merupakan struktur statis tertentu

Sekarang ke permasalahan, ada seseorang (kebetulan orang yg tadi lewat di jembatan di soal sebelumnya), berdiri di ujung sebuah balok yang dijepit di titik A. Bagaimana reaksi perletakan jepit di titik A?



Disini artinya titik A memiliki reaksi gaya vertikal sebesar 100 kg dan memiliki reaksi momen sebesar 300 kg m (berlawanan arah jarum jam)

Lah koq teorinya banyak, ngitungnya cuma gitu doang, gampang amat, he3. Lah iya, emang cma gitu doang koq. Gampang kan ngitungnya, anak setingkat SLTP & SMU keknya dah bisa ngitung kalo cuma gitu, bedanya kalo di teknik sipil kan harus ngerti kenapa bisa ngitung seperti itu. Engineer itu kan merekayasa, he3

Berikutnya di seri ini juga bakal saya jelasin lebih jauh tentang masalah gaya dalam, tapi kalo sempet yah, he3, soalnya ngetik rumus2nya mayan bikin cape, wkwkwk

Sumber
Beberapa gambar ngambil dari wikipedia, data dari berbagai sumber

~Mi~

blogger-emoticon.blogspot.com


Read more...
Dec 21, 2008.

Mengelabui Admin Jaringan

Tulisan2 ini merupakan sedikit tips dari gw, bagaimana teknik mengakses situs atau game yang diblok oleh admin jaringan

Catatan: Isi tulisan ini merupakan tips2 dari gw, keakuratan informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan karena gw sendiri bukan ahli di bidang jaringan, semuanya hanya berdasarkan sepengetahuan gw. Gw cma membagi tips yg gw sendiri sudah coba dan berhasil

Tips ini mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang
terjebak dalam firewall, mereka yang berada dalam koneksi dibawah router, dalam jaringan bersama di kantor, apartemen, universitas, atau tempat2 lainnya dimana jaringan digunakan bersama dan dikelola oleh admin jaringan

Kuasa admin jaringan dalam jaringan bersama sangat besar. Tugas mereka antara lain mengatur jaringan agar tetep ON, mengelola bandwidth agar gaq boros,
memfilter situs2 yang mengurangi konsentrasi kerja (game, messenger), dan lain sebagainya

Kisahnya bermula dari kebosenan gw menjelang liburan. Sudah 3 bulan gaq maen game onlen dan didera kepusingan slama perkuliahan. Maka gaq ada salahnya donk untuk maen game onlen sebentar

Game onlen yg gw maksud adalah Battlenet dari Warcraft III TFT. Setelah gw install tuh game di kompie gw, gw mulai melakukan koneksi ke internet untuk mengakses permainan onlinenya. Lah, tapi koq malah muncul pesan error yang bilang kalo gaq bisa detect koneksi dengan server gamenya. Gw coba juga pake program2 lainnya seperti Hamachi dan Garena, tp ternyata hanya Hamachi yang bisa diakses, Garena tidak bisa

Aduuu, gw langsung curiga klo aksesnya diblok dari jaringan gw. Setelah nyoba2 sekitar setengah jam, gw baru yakin kalo aksesnya diblok

Nyerah? Engga donk, user nakal kek gw gaq gampang nyerah, segera aja gw tanya2 ke om google dan nanya2 info seputar cara ngakalin jaringan gw

Permasalahannya makin rumit karena stelah gw cek, ternyata jaringan gw menonaktifkan fungsi proxy. Catatan, mengecek aktif/tidak aktif proxy bisa dilakukan dari

Start > Run > cmd > ipconfig /all

Setelah nyoba belasan program dan masi blm tembus, akhirnya gw ketemu program dari www.your-freedom.net yg terbukti ampuh (stidaknya bagi gw) buat tembus jaringan yang diblok

Prinsip kerja program ini adalah sebagai berikut


Berbeda dengan akses normal yang harus melewati firewall untuk mengakses informasi dari server, maka program ini akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan server your-freedom sebelum mengambil data dari web server

Apa efeknya kk? Efeknya, metode ini akan efektif bagi mereka yang tinggal relatif cukup dekat dengan lokasi server2 your-freedom. Sebagai informasi, server2 your-freedom berada di Amerika, Jerman, Prancis, Inggris. Diluar daerah2 tersebut bukan berarti gaq bisa digunakan, tapi ada delay dalam koneksi (koneksi lebih lambat)

Bagi pengguna gratisan (seperti gw) maka akses server YF ini dibatasi, artinya setiap 1 jam koneksi akan diputus (harus re-aktivasi), total koneksi gratis per harinya 6 jam, dan total seminggu 18 jam (mayanlah, daripada gaq sama skali) plus kecepatan aksesnya pun dibatasi (tapi tetap lebih dari cukup)

Namun setelah beberapa saat mencoba program ini, ternyata masalah untuk akses game belum terselesaikan. Bingung... Padahal aksesnya dah gaq lewat firewall jaringan. Usut punya usut, ternyata program game yg gw maenin itu gaq bisa mengakses proxy

Nah, disinilah kelebihan program ini, karena ternyata program ini bisa bekerja sinergis dengan program lainnya untuk mengatasi masalah proxy. Intinya program tersebut akan membuat aplikasi game tersebut gaq taw kalo gw mengakses dengan proxy

*Tutorial Mode On*

1. Download program2 berikut
- Program Your Freedom (YF) dari sini
- Program OpenVPN dari sini

2. Lakukan registrasi pada situs YF (jangan lupa konfirmasi email), kemudian install kedua program yang telah didonlod

3. Buka aplikasi YF, pilih menu konfigurasi. Sehingga tampil layar berikut


Pilih menu Assistant, untuk mencari server YF. Kemudian pilih dari list yang ada

4. Masukkan username dan password dari registrasi di website YF


Kemudian pilih simpan dan keluar dari menu konfigurasi


5a. Bila tujuan u menggunakan aplikasi ini untuk bermain game online, maka ikuti langkah berikut, bila bukan, langsung masuk ke poin 6

Setelah menginstalasi OpenVPN, lakukan proses berikut

Start > Programs > OpenVPN > Add a new TAP-Win 32 virtual ethernet adapter

Proses diatas akan menambahkan menu jaringan lokal pada koneksi yang kita miliki. Sekarang buka

Start > Control Panel > Network Connection

- Klik kanan pada jaringan lokal yang memiliki tulisan TAP-Win 32
- Pilih
Properties
- Pilih
Internet Protocol (TCP/IP)
- Pilih
Properties
- Pilih
Use a manually configured DNS Server lalu masukkan 81.169.172.219
- Klik OK

5b. Buka menu utama program YF, pilih Ports, lalu beri centang pada menu OpenVPN


6. Sekarang di menu utama program YF, pilih menu connect


Perhatikan gambar ikon pintu yang terbuka bila proses koneksi ke server YF sukses dilakukan


Catatan: Bila menu OpenVPN digunakan, maka browsing tidak dapat dilakukan, tapi Battle Net dari Warcraft III TFT jadi bisa diakses (dan sebaliknya)

*Tutorial Mode Off*

Lumayan juga, meskipun harus disconnect tiap sejem, tapi yah, gaq gt masalah, kan cma buat iseng2 aja. Kalo mo gaq disconnect plus membuka sumbat bandwidth harus beli paket berbayarnya, detailnya tinggal dicek di situs YF

Terbukti kan, kalo firewall itu bukan penghalang. Kata orang bijak dolo, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Peace

Sumber:
- http://www.your-freedom.net/index.php?id=80
- http://openvpn.net/index.php/downloads.html
- Mbah google

~Mi~


Read more...
Dec 17, 2008.

I'm Lost @ Gunung Gede

Uhhh cerita ini da berlangsung beberapa tahun yg lalu, seinget gw, kira2 6-7 tahun yang lalu, kejadiannya diawal2 masa gw SMU. Gw cba tumpahkan disini agar otak gw bisa bekerja memanggil kembali data yg uda disimpen di bagian pojok dari gudang di otak gw, bagian yg slama ini jarang tersentuh lagi

Cerita diawali dengan adanya program karyawisata dari SMU (duhh skarang ga pake nama SMU lage ya). Program ini diadakan untuk anak2 dari organisasi pelajar yg diakui di sekolah (a.k.a OSIS) tapi bagi anak2 yg maw ikut, diperbolehkan jg untuk mendaftar


Tempat tujuan karyawisata adalah Gunung Gede atau kadang juga disebut Gunung Pangrango atau nama resminya
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Rencananya anak2 OSIS ini bakal hiking disana plus ditemani oleh beberapa guru sekolah sebagai pembimbing

Sekilas mengenai kepercayaan setempat

Sejarah dan legenda yang merupakan kepercayaan masyarakat setempat yaitu tentang keberadaan Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi di Gunung Gede. Masyarakat percaya bahwa roh Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi akan tetap menjaga Gunung Gede agar tidak meletus. Pada saat tertentu, banyak orang yang masuk ke goa-goa sekitar Gunung Gede untuk semedhi/ bertapa maupun melakukan upacara religius

Acara ini sifatnya gaq wajib. Lebih ke arah untuk meningkatkan kebersamaan. Akibat dari aturan seperti itu, bnyak siswa yang memilih gaq ikut. Kenapa? Alesannya gampang, karena ini hiking, bnyak pemudi2 yg males dengan alasan karena bikin cape. Ditambah lagi karena acara ini dilangsungkan pada hari minggu dimana keesokan harinya (senin) gada alasan buat anak2 yg ikut acara ini untuk bolos sekolah


Minggu pagi kami semua berkumpul, rencananya berangkat dari skolah pukul 6 pagi, seperti biasa pukul 6 pagi ditetapkan untuk mengantisipasi mereka yang datang jam setengah 7, atau bahkan jam 7


Kami akan berangkat pagi2 dengan bus yang disewa sekolah. Seperti biasa sebelum pergi ada pengarahan singkat dari guru pembimbing mengenai keselamatan selama hiking, tidak membuang sampah sembarangan, atau hal2 lain seperti menjaga kesopanan selama di "tempat orang"

Setelah pengarahan selesai, kami membawa perlengkapan2 kami. Gw juga dengan cueknya naik keatas bus, memilih duduk di bagian kursi sebelah kiri. Motivasi gw sendiri ikut di acara ini adalah tidak ada, maksudnya daripada hari minggu dilewati membosankan seperti minggu sebelumnya atau minggu-minggu sebelumnya, lebih baik gw ikut acara yg blm tentu jelas manfaatnya ini


Bus tersebut adalah bus ukuran sedang tanpa AC. Pastinya bukan bus kelas pariwisata yang mewah karena acara ini sifatnya terbatas, maka sekolah tentunya hemat2 dalam pengeluaran biaya

Orangtua2 siswa menunggui para siswa tersebut sampe sebelum bus mereka benar2 berangkat. Beberapa anak termasuk gw melakukan prosesi peluk2an atau melambaikan tangan yg menurut gw lebih merupakan kebiasaan daripada didorong oleh sebuah kebutuhan


Didalam bus, beberapa anak tersenyum melambaikan tangan, sisanya duduk berbicara dengan lainnya, sebagian lagi sibuk dengan barang bawaannya, gw seperti biasa hanya mengamati, duduk manis dengan sedikit ekspresi dengan berharap orang lain tidak bisa menebak maksdnya

Perjalanan berlangsung tanpa hambatan, kami langsung menuju ke gunung gede, karena perjalanan ini akan dilakukan pulang pergi, alias tanpa menginap. Tidak ada kemacetan yang menghalangi perjalanan ini, hanya sesekali beberapa siswa ada yang bergantian minta berhenti untuk buang air kecil. Umumnya pemberhentian dilakukan di pompa2 bensin yg tersebar sepanjang perjalanan kami


Beberapa toilet2 tersebut banyak yang kurang layak, misalnya dari penerangannya, maupun kebersihannya, namun membayar 500 rupiah adalah wajib hukumnya baik toilet tersebut layak ataupun tidak

Selama dalam perjalanan, layaknya anak2 SMU kami saling bermain tebak2an, beberapa orang bernyanyi, sebagian menyimpan tenaga dengan tertidur pulas, lainnya makan-makanan yang mereka bawa, ada juga yang bercakap2 dengan bapak ibu guru pembimbing acara jalan2 ini


Setelah bis merayap memasuki daerah parkir gunung gede. Kami mulai mmpersiapkan barang2 kami. Ketika bus telah menemukan tempat yg enak buat nongkrong, siswa2 keluar dari bus


Angin segar menyambut kedatangan kami, sebuah barang mahal di jakarta, rasanya tetap berbeda dengan angin AC dari Mall2 yg biasa kita datangi atau bahkan dari ademnya gedung bioskop, ada sensasi yang berbeda yang gw rasakan


Rencananya gw akan hiking pake sendal, entah karena bodohnya atau ketidakpedulian gw. Toh rencananya perjalanan hanya sampai ke Air Terjun Cibeureum dimana pendakian dilakukan dari arah Cibodas yang dalam pikiran gw artinya "tidak jauh"

Siswa2 rencananya akan berjalan beriringan, namun prakteknya ada yang terlalu lambat sehingga yang merasa cepat pasti akan berjalan duluan tanpa mengindahkan yg lain. Kebanggaan dan pengakuan kehebatan itu kan yg slalu dicari, baik sadar atau tidak sadar


Satu guru pembimbing berjalan bersamaan dengan rombongan paling depan. Gw karena tidak terlatih dan terlalu lama bnyak duduk membaca saja tanpa berolahraga, tentu saja ngos2an, meskipun relatif treknya tidak terlalu sulit. Cuaca saat itu cerah, tidak ada hambatan berarti, angin semilir meniup keringat yg membasahi tubuh, membuat tubuh mengigil


Gw sendiri mungkin berada di grup setelah yg terdepan, sesekali beristirahat mengambil nafas sekitar 5 menit sebelum melanjutkan perjalanan. Minimal 2-3x gw berhenti untuk beristirahat sejenak. Kelelahan mulai melanda dan air minum tidak memberikan kelegaan. Kelelahan adalah suatu fenomena saat beban yang sama akan terasa semakin berat meskipun kenyataannya beban tersebut tetap


Selang sekitar 1 jam atau 2 jam lebih mendaki, akhirnya tampak juga tempat yang dikenal sebagai Air Terjun Cibeureum. Suhu udara saat itu sepertinya cukup rendah. Air cipratan dari air terjun itu juga sangat dingin, sementara itu hujan rintik2 mulai membasahi daerah Gunung Gede


Beberapa teman mulai bergaya di samping air terjun sambil menunggu satu demi satu anggota rombongan tiba di tempat tersebut. Kesegaran air seperti itu adalah hal langka bagi orang Jakarta yang hanya pernah melihat kali dengan airnya yang hitam serta tumpukan barang2 hasil peradaban manusia


Setelah semua rombongan datang, seperti biasa, dilakukan foto bersama rombongan, serta ngobrol2 sebntar, sambil menunggu mereka yang baru datang untuk beristirahat


Karena hujan rintik2 terus turun, maka diputuskan untuk segera kembali, khawatir kalau hujan turun semakin deras dan membuat trek menjadi lebih sulit dilewati (karena licin)

Huf, bener aj, sebagian ceruk2 yang tadinya hanya berbatu2 kini sekarang diisi air, sebagian tempat menjadi licin dan perlu hati2 dalam melewatinya. Perjalanan turun tidak terasa cepat sekali dilewati, tidak seperti naiknya yg penuh dengan kesengsaraan


Setelah sampai dibawah, gw sempat bertemu dengan seorang guru perempuan yang ternyata tidak ikut naik keatas dan hanya menunggu dibawah. Beberapa teman yang berjalan bersama gw waktu turun tadi bergegas kembali ke bus

Gw sendiri gaq langsung ke bus, tapi berusaha mencari tukang penjual minuman yg masih buka plus ingin buang air kecil. Ini akibat kebnyakan minum waktu beristirahat saat perjalanan naik tadi

Setelah itu, hujan sudah berhenti dan gw ingin segera kembali ke bus. Tetapi....
WTF? Gw ksana ksini tapi gaq ketemu yg mana bus gw, buset, setelah nyari selama 15 menit gaq ktemu, koq tiba2 gw jadi agak panik

Kepanikan bertambah karena hari makin gelap, gaq seperti pinggir2 jalan di Jakarta yang masi ditemani penerangan seadanya dari lampu2 jalan. Kegelapan malam itu benar2 gelap


Saat itu penggunaan HP blm seperti saat ini, harga HP dan sim-cardnya masih mahal dan blm semua orang pnya. Termasuk gw saat itu, gaq bole bawa HP soalnya tujuannya hiking, takut ilang/jatuh saat mendaki


Entah karena kepanikan gw, atau naluri gw untuk pulang, atau karena ketenangan gw? Setelah mencari2 lagi dan belum ketemu jg, akhirnya gw liat salah satu bus wisata yang ada disitu, langsung aj gw nanya tujuan mereka dan ngomong langsung buat minta numpang ikut sampe Jakarta

Gila? Yap, gw gila, toh manusia tidak ada yang gila/waras, itu hanya dualisme saja, gada yg benar2 berada pada kedua kutub ekstrim tersebut


Gw numpang dengan bayar 20ribu. Ternyata ini adalah rombongan orang batak, sepanjang perjalanan mereka bernyanyi puji2an terus, sambil ngobrol2 dengan gw tentang rombongan gw dan sebagai2nya


Sampe di terminal pulogadung, saat itu sekitar jem 10/11 malam, langsung cari taksi dan menyatakan tujuan gw tanpa basa basi. Untuk jarak yang begitu jauh, dari Pulogadung sampe ke daerah Jakarta Barat, gw membayar kurang dari 50ribu

Hufff, ada satu perasaan lega karena sepertinya smuanya sudah beres

Selesai? Engga!! Lah koq malah nyokap gw syok gt pas gw plang. Gw aj dengan santenya blang gw plang sendiri, wkwkwk


Ternyata saat itu temen2 gw ngira gw hilang dan saat itu mereka masih nungguin gw dsana, mereka gaq mo balik klo gw blm ketemu. I'm touched, pdahal saat itu kan pada gaq bawa jket tebel karena gaq ada rencana buat nginep. Akibatnya senennya banyak yg gaq masuk

Selama sebulan ato lebih hal ini terus jadi cerita, konon nama gw sudah disebarkan di radio El Shinta bila mungkin gw ditemukan. Ato ada cerita lainnya yang bilang kalo ada orang yang "liat" gw da diculik penjaga gunung, hehehe


Bukan mereka aja yg repot, gw jg repot karena gw bertanggungjawab untuk men-telp mereka dan mengklarifikasi kejadiannya. Karena saat itu ada rumor yg blang gw sengaja pulang


Bahkan hingga sekarang itu jadi kenangan yang lucu.
Si Anak Hilang akan tetap jadi sebuah cerita, yeah I was lost, but I found my way back home

Sumber:

- http://www.dephut.go.id

- http://gedepangrango.org

- http://farm4.static.flickr.com/3294/2950668445_829924b0e0.jpg?v=0

~Mi~


Read more...
Dec 13, 2008.

Seri Teknik Sipil (1) - Pendahuluan

Meskipun saya bukan pengajar atau dosen di bidang teknik sipil. Rasanya cukup menarik bagi saya seorang lulusan teknik sipil untuk berbagi tentang dasar-dasar ilmu teknik sipil. Sekalian ngenalin ilmu teknik sipil gt

Kenapa dasar2nya aj kk? Karena yang bukan dasar (yang tingkat advance gt) jadi bagian dosennya aja bro. Saya ngejelasin yg dasar2 aj, hehehe

Sebelum belajar teknik sipil, ada baiknya kita mengenal sejarah teknik sipil, karena dengan mengenal sejarah, kita mengenal eksistensi dan makna mengapa ada perkembangan ilmu teknik sipil

Menurut wikipedia dan cerita dari dosen saya dolo, teknik sipil itu adalah ilmu teknik tertua setelah teknik militer. Adanya teknik sipil ini mencakup semua bidang ilmu teknik yang ada di saat ini, fungsi utamanya adalah membedakan dengan teknik militer

Maksudnya semua bidang apa kk? Gini bro, artinya teknik sipil itu mencakup semua bidang teknik yang ada saat itu

Teknik lingkungan, geoteknik, teknik struktur, teknik transportasi, teknik keairan, teknik material, teknik pantai, pemetaan, teknik konstruksi

Pokoke smua teknik yang ada saat itu kecuali militer

Hasil kerja mbah2 jaman dulu ini sebenernya gaq bisa dianggap remeh, banyak pekerjaan yang secara menakjubkan dan tentunya sampe sekarang tetap mencengangkan telah dibuat oleh mbah2 yang jago ilmu teknik sipil di jaman dulu

Stonehenge
Material: Batu berbagai jenis
Pembuatan: +/- 3100 BC (tahap pertama)

Meskipun kelihatannya stonehenge ini struktur remeh, tapi coba bayangkan, masa 3100 BC yang lalu, belum ada katrol tapi harus ngangkat batu segede itu keatas batu lainnya. Ini bukan kerjaan iseng2an perlu jagoan teknik sipil. Mungkin kalo pake istilah skarang, perlu ada metode konstruksi khusus buat ngangkat batu itu

Pyramid Giza
Tinggi: 146,6 m
Sisi: 230 m
Material: Batu kapur
Pembuatan: +/- 2500 BC

Sphinx Giza
Panjang: 73,5 meters
Lebar: 6 m
Tinggi: 20 m
Material: Batu kapur
Pembuatan: +/- 2500 BC

Dengan ukuran yang pada masanya sangat luar biasa, dua megastruktur hasil pembuatan jagoan2 ilmu teknik sipil jaman dulu ini. Bahkan piramid Giza ini merupakan bangunan tertinggi di masa lampau yang memiliki bukti fisik

Rekor ini bertahan selama +/- 3800 tahun sebelum dikalahkan oleh Katedral Lincoln di Inggris.
*Hmmm, keknya perlu topik khusus soal bangunan pencakar langit nih*

Arch Bridges (Shehara, Yemen)
Material: Batu

Selain bangunan-bangunan, jembatan-jembatan kek gambar diatas juga termasuk kedalam kerjaan bidang ilmu teknik sipil

Kalau diperhatikan, bentuk lengkung dibawah jembatan itu gaq sembarangan loh. Umumnya jembatan-jembatan di masa lampau menggunakan bentuk lengkung seperti demikian, ada alasannya loh kenapa bentuknya dibikin lengkung kek gt

Hoover Dam
Material: Beton

Bangunan air yang umumnya dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik ini juga merupakan salah satu keajaiban perkembangan ilmu teknik sipil diawal abad ke 20

Burj Dubai
Tinggi: 818 m (target akhir)
Material: Beton (struktur bagian bawah) dan Baja (struktur bagian atas)

Dubai sebagai salah satu surga dunia konstruksi saat ini, sedang merampungkan pembangunan bangunan ini yang telah menjadi bangunan tertinggi di dunia. Merupakan bukti perkembangan dunia konstruksi dan material di abad ke 21 yang semuanya masih berkaitan di bidang ilmu teknik sipil

Kapan blajarnya, koq ngomong sejarah molo?! Sabar om, nih tak mulai deh

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum masuk ke topik bahasan:

1. Bangunan yang ada saat ini, umumnya menggunakan sistem struktur balok kolom, jadi pembahasan awal akan difokuskan mengenai sistem struktur ini

2. Bangunan sebenernya akan berada sistem koordinat kartesian x, y, z, namun untuk menjelaskan hal2 dasar, penjelasan akan disederhanakan menjadi x dan y saja

PERMODELAN
Rumah tinggal yang kita diami sekarang, terutama klo di daerah perkotaan, akan menggunakan sistem struktur balok dan kolom

Apa artinya sistem struktur balok dan kolom kk? Artinya, tembok itu gaq mendukung kekuatan bangunan dan dianggap sebagai beban, hanya balok dan kolom sebagai penopang utama agar bangunan tersebut bisa berdiri


Pertama skali dalam pembuatan rumah adalah pembuatan pondasi, kemudian dibuat balok dan kolom, stelah itu
diatas balok akan diberi pelat yang kita sebut lantai, sedangkan diantara kolom dibuat tembok yang kita kenal dengan dinding

Pada gambar dibawah ini kita lihat bagaimana sebuah balok bertumpu diatas sebuah kolom


Material pembuatan elemen-elemen bangunan itu beragam, tapi umumnya ada 3 material utama yang saat ini digunakan, yaitu
baja, beton, dan kayu. Ketiganya memiliki perilaku yang berbeda, pemilihan materialnya juga ditentukan oleh banyak faktor, seperti ekonomi, ketersediaan, kekuatan, dan lain-lain

Karena kompleksitas suatu struktur, maka untuk mempelajari hal-hal yang kompleks akan dijelaskan mulai dari model yang paling sederhana

Prinsipnya demikian, bila kita miliki suatu model, maka model itu kita anggap sebuah sistem. Artinya kalau sebuah sistem dibebani dia akan melawan. Urutannya sebagai berikut

Beban => Sistem => Reaksi

Sistem yang dimaksud dsini bermacam2, untuk awalnya ada 2 model dasar yang, penting dipelajari, yaitu:

a. Balok diatas dua tumpuan
Bayangkan di jaman dahulu, anda, sebagai seorang manusia purba ingin menyebrangi sungai buaya yang dalam dimana jarak antara satu tepi ke tepi lainnya cukup jauh

Apa yang anda buat? Berenang mungkin bisa, tapi gaq mungkin slamat. Kalau ada pohon di kedua sisi mungkin bisa dengan membuat jembatan tali

Tapi kalo jembatannya cma ada di sisi anda, maka cara paling sederhana, anda rubuhkan pohon untuk menjadi jembatan


Gambar diatas merupakan permodelan sebuah pohon yang ditumpu oleh kedua sisi sungai. Dimana gambar lingkaran dan segitiga merupakan notasi dasar model tumpuan

Sebelum memahami gambar diatas, ada baiknya dikenal dahulu jenis beban yang dapat diberikan pada struktur sederhana 2D seperti gambar diatas:
1. Beban pada arah sumbu x

2. Beban pada arah sumbu y

3. Beban momen yang memutar sumbu z

Kapan-kapan kta bisa perdalam soal permodelan beban ini. Sekarang dibayangin aja dulu

Skarang aj napa kk... Cape kalo harus langsung ngomong ngomong smuanya bro, plan2 aj, yang penting tangkep dulu gambaran besarnya

Skarang kita bisa mengenal dua jenis tumpuan berdasarkan gambar diatas
1. Gambar Segitiga, dikenal sebagai
sendi
Menahan beban dari arah x dan y. Kira2 seperti engsel yang diletakkan pada arah sumbu z, artinya bisa berputar bebas, namun tidak bisa bergerak dari tempatnya

2. Gambar lingkaran, dikenal sebagai rol
Menahan beban hanya dari arah y

b. Kantilever
Pernah mengamati ranting tanaman yang tumbuh dari sebuah pohon, atau kalau di gedung2 bertingkat ada suatu bagian yang menjorok keluar bangunan yang biasanya kita sebut sebagai balkon?

Nah kalau kita modelkan secara 2 dimensi kan sebenernya gambarnya jadi kek gini


Di sebelah kiri ada suatu bagian yang menjepit, sedangkan di sisi lain bebas. Ini yang kta namakan kantilever, prinsipnya sama seperti balkon atau ranting pohon

Skarang kita mengenal tumpuan ketiga yang dinamakan
jepit. Tumpuan ini menahan

Semua beban yang masuk dunks! Nah bner, mantaplah, emang smua beban masuk ke tempat yang kita kasih nama jepit, disebelah kanan kan gada apa2 ya smua masuk ke kiri itu

Dalam model ini, smua beban yang masuk, artinya beban dalam arah sumbu x, arah sumbu y, dan beban yang memutar sumbu z

Nah, jadi skarang sudah tak jelaskan 3 buah tipe perletakan untuk model 2 dimensi, yaitu
sendi, rol, dan jepit. Bagaimana teknis kalkulasinya, akan saya jelaskan di postingan berikutnya

Sumber
Gambar dan sebagian data dihimpun dari berbagai sumber, sisanya hasil ngemeng
blogger-emoticon.blogspot.com


Read more...